Kemeja Kerja

Baju kerja untuk perusahaan Anda terbuat dari bahan drill, ada banyak jenis drill yang bisa dipakai baik dari jenis japan drill ataupun american drill yang tentunya enak dipakai tidak panas, tidak cepat kusut dan kuat tahan lama, sangat bagus untuk pakaian lapangan

Design BajuKerja

Anda akan kami bantu untuk membuatkan berbagai alternatif design seragam. Deisgner grafis kami tentunya akan sangat memperhatikan pilihan warna dan corak yang cocok untuk perusahaan Anda, sampai anda merasa puas dan bangga dengan seragam yang nanti akan dipakai..

Kaos Kerja

Kaos kerja untuk perusahaan Anda terbuat dari bahan cotton, ada beberapa jenis cotton yang bisa dipakai, bias pakai full cotton combate atau cardate yang enak dipakai tidak panas, atau mungkin juga TC cotton campuran yang masih tetap kelihatan bagus kokoh dan enak dipakai.

Kemeja Kerja

Baju kerja untuk perusahaan Anda terbuat dari bahan drill, ada banyak jenis drill yang bisa dipakai baik dari jenis japan drill ataupun american drill yang tentunya enak dipakai tidak panas, tidak cepat kusut dan kuat tahan lama, sangat bagus untuk pakaian lapangan.

Design BajuKerja

Anda akan kami bantu untuk membuatkan berbagai alternatif design seragam. Deisgner grafis kami tentunya akan sangat memperhatikan pilihan warna dan corak yang cocok untuk perusahaan Anda, sampai anda merasa puas dan bangga dengan seragam yang nanti akan dipakai...

Rabu, 21 Februari 2018

Menilai Kualitas Jahitan Kaos



Berikut ini beberapa panduan atau cara untuk menilai kualitas jahitan kaos:

 

1. Perhatikan jahitan pada bagian bawah kaos dan pada bagian kerah kaos secara teliti, dari sisi luar dan dalam kaos:

Apakah jahitan RAPI : jarak antar jahitan sama? Jika rapi maka kualitas baik.

Apakah jarak antar jahitan RAPAT: Makin rapat berarti makin baik

                      

2. Perhatikan sisa-sisa benang pada ujung-ujung jahitan: Jahitan yang baik adalah yang rapi, tidak meninggalkan banyak sisa benang yang terurai.

3. Perhatikan sambungan lengan dan body kaos: Jahitan yang baik adalah jika sambungan tepat membentuk persilangan garis (+)  Semakin PRESISI semakin baik.

4. Lihat lebar sambungan kaos, semakin kecil semakin baik.

5. Lihat kerapatan dan kerapian jahitan obras. semakin rapat & rapi semakin baik.

 

Nah.. Begitulah cara untuk menilai kualitas jahitas kaos. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa menghubungi kontak di bawah ini :

Info Kontak :

No Telepon     : 021 22730648

Fax                  : 021 7355533

Whatsapp        087782888730

Facebook        https://www.facebook.com/Rumahjahit.page

Email              : Nisa.rumahjahit@gmail.com

Website           www.rumahjahit.com

 

Atau bisa juga kunjungi tempat kami yang berlokasi di : Jalan Ceger Raya No. 120 (Samping SDIP Baitul Maal), Pondok Aren, Tangerang Selatan.

 

Terima Kasih sudah berkunjung di Website kami, semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda guna untuk pemahaman serta tambahan wawasan, pengetahuan dan referensi anda yang berminat dalam melakukan pembuatan.


Selasa, 20 Februari 2018

PROSES PEMBUATAN KAIN DARI KAPAS SAMPAI KE KAOS POLOS



Seperti yang telah kita ketahui, bahan baku utama untuk membuat kaos baik t-shirt maupun polo shirt adalah kain katun. Sedangkan bahan untuk membuat kain katun adalah kapas dan polyester. Selama ini Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan akan kapas dari dalam negeri, sehingga masih mendatangkan dari luar negeri. Negara yang banyak memproduksi kapas adalah Cina, India, dan Pakistan.

Untuk membuat kaos, t-shirt, dan kaos polo, atau polo shirt, dimulai dari bahan baku yang paling dasar yaitu kapas. Dari kapas proses selanjutnya untuk membuat kain kaos disebut proses pemintalan atau didalam industri tekstil biasa disebut dengan proses spinning. Proses spinning yakni proses mengolah kapas atau polyester menjadi benang.

Setelah proses pemintalan atau spinning, maka hasilnya adalah benang. Benang hasil pemintalan ini akan masuk ke proses berikutnya yang disebut soft winderSoft winder adalah proses penggulungan benang hasil dari pemintalan.

Benang yang telah digulung melalui proses soft winder, akan masuk ke proses pencelupan benang. Tujuannya adalah untuk memberi warna pada benang sebelum ditenun menjadi kain. Jadi warna dari kain itu berasal dari proses pencelupan benang ini. Setelah proses pencelupan benang selesai kemudian benang dikeringkan.

Proses selanjutnya setelah pencelupan atau pewarnaan pada benang adalah proses weaving. Weaving biasa disebut juga proses penenunan, yaitu proses mengolah benang menjadi kain. Sebelum masuk ke proses penenunan atau weaving, benang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Proses ini, mempersiapkan benang hingga terbentuk anyaman benang yang siap masuk ke mesin tenun. Setelah itu baru masuk ke proses dalam proses weaving atau penenunan.

Setelah proses penenunan selesai maka hasilnya adalah lembaran-lembaran kain. Kain-kain dari hasil mesin tenun ini kemudian masuk ke proses pemeriksaan atau disebut Shiage. Di proses ini kain akan dicek dan ditentukan gradenya. Bila dari pemeriksaan ditemukan kecacatan maka kain dikirim ke bagian perbaikan. Di proses ini juga dilakukan proses klasifikasi kain sesuai dengan jenisnya. Untuk jenis t-shirt biasanya hasilnya berupa bahan cotton carded, cotton combed, atau Teteron Cotton. Sementara untuk polo shirt, biasanya terbuat dari jenis cotton pique yang berpori-pori lebih besar.

Lulus dari proses pemeriksaan atau Shiage. Kain akan masuk ke proses pemolesan terhadap warna, penampilan dan pegangan (handling) disebut dengan proses Dyeing. Proses ini merupakan proses terakhir dari proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku kapas atau polyester hingga menjadi kain.

Sebelum kain dikirim ke pasaran ada proses terakhir yaitu proses penggulungan dan pengepakan kain sesuai dengan pesanan dari pelanggan. Sampai tahap ini selesailah proses produksi kain di pabrik.

Kemudian kain akan dipasarkan ke pelanggan-pelanggan atau distributor dan pusat-pusat grosir kain. Dari pusat-pusat grosir inilah bisanya industri garmen mendapatkan supply bahan baku kain. Industri-industri garmen ini meliputi industri konveksi, sablon atau percetakan hingga ke level industri rumah tangga.

Sampai di level konveksi atau industri garment, kain-kain tersebut dipotong sesuai pola kaos atau polo shirt. Setelah dipotong kain kaos  kemudian dijahit, dan dikemas sampai menjadi produk akhir seperti t-shirt, atau polo shirt.

Industri garmen atau tekstil mulai dari hulu hingga hilir seperti disebut diatas saling memiliki ketergantungan. Sehingga sangat diperlukan stabilitas pasokan bahan baku dan harga agar industri garmen ini tetap tumbuh dan berkembang.

(Source : andalasclothing)

 

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa menghubungi kontak di bawah ini :

Info Kontak :

No Telepon     : 021 22730648

Fax                  : 021 7355533

Whatsapp        087782888730

Facebook        https://www.facebook.com/Rumahjahit.page

Email              : Nisa.rumahjahit@gmail.com

Website           www.rumahjahit.com

 

Atau bisa juga kunjungi tempat kami yang berlokasi di : Jalan Ceger Raya No. 120 (Samping SDIP Baitul Maal), Pondok Aren, Tangerang Selatan.

 

Terima Kasih sudah berkunjung di Website kami, semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda guna untuk pemahaman serta tambahan wawasan, pengetahuan dan referensi anda yang berminat dalam melakukan pembuatan.


Senin, 19 Februari 2018

KONVEKSI SEBAGAI INDUSTRI KREATIF INDONESIA



Indonesia memang terkenal sebagai salah satu negara konsumsi, mulai dari elektronik, sampai makanan. Tapi di balik itu semua Indonesia juga terkenal dengan proses produksinya. Salah satunya produksi kaos atau yang lebih kita kerucutkan lagi menjadi konveksi kaos. Sebelum dicanangkannya program yang berhubungan dengan industri kreatif di Indonesia oleh pemerintah, yang salah satunya berhubungan dengan industri fashion di masyarakat sebenarnya sudah berkembang bisnis-bisnis yang sekarang ini dimasukkan dalam ketegori bisnis kreatif.

Konveksi termasuk salah satu industri kreatif tersebut, salah satunya karena bisnis ini merupakan rangkaian proses produk yang output produknya salah satunya adalah kaos yang berkaitan dengan kreatifitas, mulai dari model, desain sampai pemilihan warna. Konveksi kaos kini menjadi salah satu primadona bisnis menengah-kecil yang mulai menjamur di seluruh Indonesia. Konveksi kaos tersebar merata hampir di seluruh daerah di Indonesia, dengan pusat industri berbasis di pulau Jawa.

Menjamurnya distro dan clothing merupakan salah satu faktor yang turut mendukung juga menjamurnya bisnis konveksi kaos. Para pemilik distro dan clothing di Bandung saja sebagai contoh, sudah pasti akan menggunakan jasa penjahit yang tersebar di berbagai lokasi yang biasanya berbentuk rumahan untuk membuat berbagai produk dari kaoskemejasweater, tapi kebanyakan memang memproduksi kaos.

Kaos sendiri memang menjadi primadona di berbagai negara, mulai dari anak-anak sampai orang tua memakai kaos. Sebagai produk fashion, kaos merupakan salah satu produk yang tahan banting dan terus populer sampai sekarang. Padahal berdasarkan sejarahnya, kaos termasuk produk fashion yang dalam strata paling bawah.

Fungsi penggunaan awal kaos adalah untuk para tentara, tapi kaos kini telah berevolusi menjadi salah satu produk fashion paling trendy. Ketahanannya bukan hanya karena mampu beradaptasi dengan kondisi ekonomi, karena kaos tersedia mulai dari harga yang murah sampai yang mahal, tetapi kaos juga menyediakan tempat bagi para desainer atau para pelaku kreatif untuk bereksplorasi dalam mendesain gambar, patern atau corak warna kaos, baik itu bahan kaos sendiri yang berwarna-warni atau gambar yang ada di kaos yang bisa sangat bervariasi.

Teknik sablon serta bahan dasar cat pun terus berkembang, bahan dasar dan teknik dasar mungkin masih sama dari jaman dulu, tapi eksplorasi mix and match tergantung pada para pelaku industri kreatif ini.

Konveksi kaos sendiri mengerjakan mulai dari pola, bahan, pembuatan sampai kaos itu jadi, yang berbeda biasanya hanya proses sablon. Sablon sendiri biasanya dikerjakan oleh tenaga ahli yang sudah pengalaman dengan berbagai teknik yang memang memerlukan kemampuan khusus, jika akan menghasilkan hasil sablon yang baik.

Selain untuk distro biasanya para pelaku konveksi juga ada yang memfokuskan bisnis mereka untuk memproduksi kaos promosi atau kaos merchandise. Secara proses produksi hampir tidak ada perbedaan, perbedaan biasanya dari jenis bahan, desain serta jumlah pesanan. Kaos promosi biasanya digunakan oleh perusahaan, lembaga, event organizer, komunitas atau perorangan untuk mempromosikan sebuah produk, atau bisa juga dijadikan souvenir produk tertentu. Bahan yang digunakan juga biasanya berbeda dari bahan kaos untuk fashion. Jumlah order pun bisanya cukup banyak.

Kaos merchandise sebenarnya hampir mirip dengan kaos promosi, tapi merchandise lebih merujuk pada sebuah produk yang dijadikan sumber ide. Misalnya merchandise kaos untuk produk handphone tertentu, maka desain akan merujuk pada brand tersebut, atau misalnya merchandise kaos untuk band, maka kaos akan selalu merujuk pada band tersebut, desain bisa berupa nama band, gambar personelnya atau apapun yang berkaitan dengan band tersebut.

Dalam pengerjaan proses produksi, konveksi kaos tentu akan tergantung dari pesanan klien, mulai dari bahan, desain sampai packaging biasanya akan disesuaikan dengan pesanan. Konveksi sebagai pelaksana produksi akan bergantung pada pakem tertentu yang telah disepakati dengan pihak yang memberi order kaos.

 

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa menghubungi kontak di bawah ini :

Info Kontak :

No Telepon     : 021 22730648

Fax                  : 021 7355533

Whatsapp        : 087782888730

Facebook        https://www.facebook.com/Rumahjahit.page

Email              : Nisa.rumahjahit@gmail.com

Website           www.rumahjahit.com

 

Atau bisa juga kunjungi tempat kami yang berlokasi di : Jalan Ceger Raya No. 120 (Samping SDIP Baitul Maal), Pondok Aren, Tangerang Selatan.

 

Terima Kasih sudah berkunjung di Website kami, semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda guna untuk pemahaman serta tambahan wawasan, pengetahuan dan referensi anda yang berminat dalam melakukan pembuatan Jas Almamater.


Rabu, 14 Juni 2017

Tips Memilih Seragam Kerja


Apakah Anda sedang membutuhkan seragam untuk dipakai ketika bekerja dan ingin mengetahui  bagaimana tips memilih seragam kerja ? Seragam merupakan salah satu identitas yang membuat orang menjadi bagian dari sebuah ikatan dalam pekerjaan maupun aktifitas lainnya. Ada banyak jenis seragam yang biasanya dipesan diantaranya seragam perusahaan, seragam kantor,seragam paabrik, dan yang paling penting adalah seragam kerja yang akan dibahas pada pembahasan kali ini. Seragam kerja tentunya dipakai ketika seseorang menjalani pekerjaan tersebut. Sehingga akan lebih memudahkan dalam hal mengenali karyawan tersebut yang bekerja dalam sebuah perusahaan. Seragam juga digunakan agar menyamakan dengan karyawan yang lainnya. Bagi anda yang ingin membeli seragam kerja untuk karyawan, ada banyak tips disini dalam memilih seragam untuk bekerja dengan cara mudah. Berikut ini ada berbagai tips memilih seragam kerja yang bisa anda lakukan dengan cara mudah :

1. Jenis kain yang digunakan

Salah satu tips memilih seragam kerja yang bisa anda lakukan adalah memilih jenis kain. Jenis kain untuk pembuatan seragam berbagai macam ada yang bahannya panas, ada pula bahan yang dingin dan menyerap keringat. Kebanyakan orang lebih memilih bahan atau jenis kain yang adem ketika digunakan sehingga akan nyaman dipakai ketika sedang menjalani pekerjaan keseharian. Selain itu juga menyesuaikan dengan jenis kain antara orang yang bekerja didalam ruangan maupun diluar ruangan.

2. Memilih warna kain yang sesuai

Tips memilih seragam kerja yang selanjutnya adalh memilih warna kain yang sesuai dengan keinginan. Biasanya warna kain untuk pekerja yang tidak terlalu mencolok. Sehingga orang lain yang melihat juga lebih elegan dan lebih nyaman ketika dipandang. Warna seragam nantinya juga akan mempengaruhi pandangan orang mengenai pelayanan dengan keramahan maupun kedamaian kertika bekerja.

3. Harga kain

Tips memilih seragam kerja yang terakhir adalah memilih harga kain yang sesuai . harga kain juga menjadi pengaruh dalam memilih seragam untuk keperluan anda. Harga kain ini bervariasi ada yang murah dan ada juga yang mahal anda bisa memilih garis tengah dari harga tersebut. Sehingga seragam nantinya juga akan awet dengan harga bahan yang sesuai dengan budget yang anda telah tentukan sebelumnya. Sehingga seragam kerja akan sesuai dengan yang diharapkan .

Jumat, 09 Juni 2017

Tahap Pemilihan Seragam Kantor


Seragam adalah pakaian yang digunakan untuk melambangkan suatu perusahaan, seragam perusahaan misalnya merupakan salah satu cara untuk mengenalkan masyarakat terhadap perusahaan tertentu. Jadi bisa dikatakan bahwa seragam kerja menjadi identitas bagi para pekerja yang dapat mewakili perusahaan tempatnya bekerja. Begitu pula dengan orang-orang yang bekerja di pabrik, maka seragam pabrik akan menjadikan orang itu lebih dikenal sebagai pekerja dari pabrik yang mana. Maka dari itu suatu perusahaan dalam memilih seragam kantor yang dapat mewakili perusahaannya harus memperhatikan beberapa faktor agar seragam yang dikenakan oleh para karyawannya benar-benar mewakili perusahaan, berikut beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam pembuatan seragam kantor.

1. Pilih Warna Yang Mewakili Perusahaan

Dalam memilih seragam perusahaan tentunya warna menjadi hal yang amat penting yang perlu diperhatikan. Mengapa demikian? Karena warna seragam itu haruslah sesuai dengan identitas perusahaan. Misalkan, sebuah perusahan bagian atau lambanyanya berwarna biru muda, maka warna yang cocok untuk dijadikan sebagai sebagai seragam perusahaan itu adalah warna yang senada misalnya warna biru tua. Sehingga warna itu akan dapat mewakili peerusahaan dengan baik. Warna suatu seragam kantor harus memiliki makna, seragam kantor ini sama pentingnya dengan lambang perusahaan, maka dari itu harus diperhatikan dengan matang sebelum memilih ,tidak bisa dipilih dengan sembarangan, karena terlalu jauh dari visi misi perusahaan maka tidak akan sesuai juga perlu diingat agar seragam kantor anda tidak sama dengan seragam kantor lain.

2. Pilih Bahan Kain Dan Model Seragam

Kain yang digunakan untuk seragam kantor tentu tidak sama dengan kain yang akan digunakan untuk membuat seragam pabrik. Seragam pabrik sebaiknya dibuat dengan bahan kain yang menyerap keringat dan tidak panas karena, biasanya pekerja pabrik bekerja dengan mesin dan produksi sehingga tentunya lebih nyaman menggunakan seragam pabrik yang bahannya adem. Sedangkan seragam kantorpun begitu mesti tetap diperhatikan bahan kain dan model seragamnya, sehingga saat dipakai untuk bekerja terasa nyaman. Jangan gunakan bahan kain yang kasar karena akan membuat orang yang memakainya merasa gatal dan tidak betah terlalu lama mengenakan seragam kantor.
Melayani pembuatan : Seragam Sekolah, seragam komunitas, seragam kampus, dan seragam kerja seperti : Baju Bengkel , Baju Kerja, Baju Kerja bagus , baju kerja batik , Baju Kerja Guru, Baju Kerja Harian , Baju Kerja Kepolisian , Baju Kerja Perawat , Baju Kerja Polisi, Baju Kerja Praktek, Baju Kerja Pria , Baju Kerja Satpam , Baju Kerja SPBU , Baju Kerja Terbaru , Baju Kerja termurah , baju kerja wanita .